Pasti ku bisa melanjutkannya
Pasti ku bisa menerima dan melanjutkannya
PAsti ku bisa menyembuhkannya
Cepat bangkit, dan berpikir, semua tak berakhir disini
Hidupku sudah pernah hancur beberapa tahun yang lalu. Jiwaku sudah pernah mati saat itu.
Sejak dulu masalah sudah sering menghampiri. Makian, cacian, diremehkan, dicemooh, dihindari. Semua sudah pernah aku rasakan. Mau apa lagi?
Aku sudah pernah menurunkan harga diriku dan merelakannya untuk di injak. Aku sudah pernah lupa bahwa aku adalah seorang manusia yang patut dihargai dan disayangi. Yang aku tahu saat itu hanyalah apapun aku lakukan demi...
Aku manusia bebas. Aku tahu yang aku lakukan. Itu hanya sesuai prosedur. Lalu mengapa selalu saja dipermasalahkan?
Aku tegakkan kepalaku karena aku merasa benar. Sudah ku katakan sebelumnya, aku orang yang ceplas-ceplos dan bukan orang yang suka basa-basi. Akan ku katakan iya jika memang iya, dan tidak jika memang tidak. Jangan persalahkan.
Bukan berarti aku tak punya hati untuk berempati. Bukan berarti aku tak mampu simpati. Aku hanya akan merespon baik pada yang dibutuhkan baik. Tapi mengapa masih selalu saja dipermasalahkan...
Pasti ku bisa menerima dan melanjutkannya
PAsti ku bisa menyembuhkannya
Cepat bangkit, dan berpikir, semua tak berakhir disini
Hidupku sudah pernah hancur beberapa tahun yang lalu. Jiwaku sudah pernah mati saat itu.
Sejak dulu masalah sudah sering menghampiri. Makian, cacian, diremehkan, dicemooh, dihindari. Semua sudah pernah aku rasakan. Mau apa lagi?
Aku sudah pernah menurunkan harga diriku dan merelakannya untuk di injak. Aku sudah pernah lupa bahwa aku adalah seorang manusia yang patut dihargai dan disayangi. Yang aku tahu saat itu hanyalah apapun aku lakukan demi...
Aku manusia bebas. Aku tahu yang aku lakukan. Itu hanya sesuai prosedur. Lalu mengapa selalu saja dipermasalahkan?
Aku tegakkan kepalaku karena aku merasa benar. Sudah ku katakan sebelumnya, aku orang yang ceplas-ceplos dan bukan orang yang suka basa-basi. Akan ku katakan iya jika memang iya, dan tidak jika memang tidak. Jangan persalahkan.
Bukan berarti aku tak punya hati untuk berempati. Bukan berarti aku tak mampu simpati. Aku hanya akan merespon baik pada yang dibutuhkan baik. Tapi mengapa masih selalu saja dipermasalahkan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar